
Ada beberapa proses penting dalam manajemen risiko agar dapat memberi manfaat sebesar mungkin bagi sebuah lembaga, yakni identifikasi atas risiko-risiko yang mungkin dialami oleh sebuah lembaga, evaluasi terkait dengan pengelolaan lembaga terkait risiko-risiko yang mungkin terjadi, evaluasi, strategi dan metode pengendalian serta sistem pengawasan risiko.
Salah satu cara untuk memiliki ketrampilan dan kemampuan identifikasi, evaluasi dan menyusun sistem pengawasan risiko adalah dengan mengikuti pelatihan tentang manajemen dan pengendalian risiko. Dibutuhkan dasar ilmu dan juga keterampilan untuk dapat menjalani proses identifikasi hingga seorang pengelola lembaga mampu melakukan pengendalian risiko dan memanfaatkannya untuk keuntungan lembaga. Sebuah strategi manajemen lembaga usaha yang baik pasti meliputi penerapan sistem pengawasan risiko dan strategi pengendaliannya.
