
Tantangan manajemen organisasi modern ini menuntut pula perumusan strategi secara emergent. Formasi atau pembentukan strategi mencerminkan prinsip-prinsip biologi (variety, selection, retention). Organisasi perlu mengembangkan pengukuran kinerja yang holistik, yang mengukur dan memberi apresiasi pada kapabilitas manusia dan perekonomian kreatif. Sistem imbal jasa dan kompensasi memungkinkan para eksekutif memfokuskan perhatian pada penciptaan nilai jangka panjang bagi semua pemangku kepentingan. Dalam sebuah organisasi pasti akan dipimpin oleh seorang apakah yang dinamakan pimpinan atau seorang manajer. Untuk mengelola organisasi tersebut diperlukan kecekapan seorang manajer. Selain itu juga seorang manajer juga harus mempunyai inisiatif bijaksana dalam mengambil langkah-langkah untuk mencapai tujuan organisasi. Namun demikian, manajer juga pasti mempunyai tantangan-tantangan yang harus dihadapinya selama berorganisasi dalam tujuan mencapai tujuan organisasi.
