
Sistem Informasi Geografis (SIG) tidak hanya digunakan untuk pembuatan peta, akan tetapi digunakan juga untuk segala bidang kehidupan, antara lain kesehatan. SIG dapat dimanfaatkan untuk mengevaluasi kualitas, efektifitas, dan aksebilitas layanan kesehatan di masyarakat seperti keberadaan rumah sakit dan puskemas. Selain itu SIG juga dapat menyediakan data potensi tiap daerah serta karakteristik demografis masyarakatnya, sehingga dapat dievaluasi kesesuaian antara jumlah masyarakat dengan sarana pelayanan kesehatan yang ada, mengawasi dan menganalisis penyebaran penyakit berbahaya, menginvestigasi masalah serta resiko kesehatan di masyarakat, memonitor status kesehatan masyarakat, membantu menanggulangi bencana, menyediakan informasi tentang aksebilitas dan ketersediaan air bersih dan sebagainya.
