
Dengan adanya server, tidak perlu lagi menyimpan data di masing-masing komputer, flashdisk maupun CDROM. Data di server juga bisa diakses dan dimodifikasi dari mana saja dan kapan saja. Server dikelompokkan menjadi dua, pertama server intranet yaitu server yang hanya bisa diakses dari jaringan lokal (LAN) dan kedua server internet, yaitu server yang dapat diakses dari tempat manapun di seluruh dunia. Kedua tipe server tersebut mempunyai kemampuan yang sama dalam hal menyimpan data. Windows adalah salah satu sistem operasi server yang sudah terbukti handal dan banyak digunakan oleh instansi dan perusahaan pemerintah maupun swasta. Administrator server berbasis Windows, dimaksudkan untuk memberi pemahaman teori dan praktik tentang konsep serta implementasi dalam membangun server dengan sistem operasi Windows. Pelatihan menitikberatkan pada pembuatan server yang dapat diakses dari jaringan lokal (LAN) maupun jaringan internet (WAN).
MikroTik RouterOS adalah sistem operasi dan perangkat lunak berbasis linux yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer manjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk IP network dan jaringan wireless, cocok digunakan oleh ISP dan provider hotspot. Untuk instalasi MikroTik tidak membutuhkan piranti lunak tambahan atau komponen tambahan lain. MikroTik didesain untuk mudah digunakan dan sangat baik digunakan untuk keperluan administrasi jaringan komputer seperti merancang dan membangun sebuah sistem jaringan komputer skala kecil hingga yang kompleks. MikroTik RouterOS membuat PC berbasis Intel/AMD mampu melakukan hampir semua fungsi networking dan juga beberapa fungsi server. MikroTik RouterOS dapat melakukan fungsi Router, Bridge, Firewall, Bandwidth Management, Wireless AP & Client dan masih banyak fungsi lainnya. MikroTik RouterOS banyak digunakan dan diandalkan oleh administrator jaringan untuk menangkal serangan (hacking), penyusupan (infiltrasi) dan virus di jaringan LAN.
