
SECOMS Timor-Leste mengikuti pelatihan intensif bertajuk “Pencegahan dan Deteksi Penipuan dalam Manajemen dan Administrasi Keuangan” pada 20–24 Juli 2026 di Bali. Pelatihan ini diikuti oleh 10 peserta yang merupakan pegawai kunci di bidang keuangan dan administrasi, sebagai upaya memperkuat tata kelola dan integritas pengelolaan keuangan lembaga.
Pelatihan dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengenali pola penipuan keuangan, memahami titik rawan dalam proses manajemen dan administrasi, serta menerapkan langkah pencegahan yang sistematis di lingkungan kerja. Peserta dibekali konsep dasar fraud, jenis-jenis penipuan yang umum terjadi dalam keuangan organisasi, dan dampaknya terhadap kinerja serta kredibilitas lembaga.
Selain itu, pelatihan menekankan pentingnya budaya kepatuhan, transparansi, dan pengendalian internal yang kuat sebagai fondasi utama pencegahan penipuan. Melalui diskusi dan studi kasus, peserta diajak melihat bagaimana kelemahan prosedur dan kurangnya pengawasan dapat membuka peluang terjadinya fraud.
Dalam pelatihan ini, peserta mempelajari beberapa materi kunci, antara lain:
- Teknik mengidentifikasi transaksi tidak wajar, rekayasa laporan, dan manipulasi dokumen dalam siklus keuangan.
- Penguatan sistem pengendalian internal, termasuk pemisahan fungsi (segregation of duties), otorisasi berlapis, dan pemeriksaan berkala.
- Langkah-langkah deteksi dini penipuan melalui audit internal, rekonsiliasi, dan analisis pola transaksi.
- Prosedur tindak lanjut ketika indikasi penipuan ditemukan, mulai dari pencatatan temuan hingga koordinasi dengan pihak berwenang sesuai kebijakan lembaga.
Peserta juga berlatih menggunakan checklist sederhana, flow pengawasan, dan teknik wawancara dasar untuk mendukung proses klarifikasi atau investigasi awal secara profesional.
Sore harinya disempatkan juga untuk menikmati sunset di pantai Jimbaran sekaligus makan malam bersama semua peserta pelatihan.
Dengan komposisi 10 peserta terpilih, pelatihan ini berlangsung dalam suasana kelas yang intensif dan interaktif, memungkinkan pendalaman kasus nyata yang dekat dengan konteks kerja sehari-hari. Penyelenggaraan di Bali memberikan ruang kondusif bagi peserta untuk fokus belajar sekaligus memperkuat kerja tim dan koordinasi lintas fungsi.
Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah penting bagi SECOMS Timor-Leste dalam membangun sistem manajemen keuangan yang lebih tangguh, minim risiko penipuan, dan berorientasi pada akuntabilitas. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh peserta akan menjadi bekal untuk memperbaiki prosedur, memperketat pengawasan, dan menumbuhkan budaya kerja yang jujur dan profesional di lingkungan SECOMS.
