Dinas Kesehatan Kutai Timur Orientasikan 70 Petugas Puskesmas untuk Pembinaan Posyandu Dipublikasikan pada 07/10/2026 | Kategori Bimbingan Teknis, Kegiatan Pelatihan, Pelatihan Instansi Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur menyelenggarakan kegiatan Orientasi Pembinaan Posyandu Bagi Petugas Puskesmas pada 5–7 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 70 peserta dan dilaksanakan di Hotel Aston Samarinda sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas petugas dalam membina dan mengembangkan Posyandu di wilayah kerja masing-masing. Orientasi ini dirancang untuk membekali petugas puskesmas dengan pemahaman yang komprehensif mengenai peran Posyandu sebagai ujung tombak layanan kesehatan dasar masyarakat. Materi mencakup penguatan fungsi Posyandu dalam pemantauan kesehatan ibu dan anak, imunisasi, pemeriksaan tumbuh kembang balita, pemberian makanan tambahan, edukasi gizi, serta deteksi dini risiko stunting. Peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai transformasi Posyandu melalui penerapan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketertiban dan perlindungan masyarakat. Pendekatan ini memperluas cakupan layanan Posyandu agar tidak hanya berfokus pada kesehatan, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh. Kegiatan ini menekankan pentingnya sinergi antara puskesmas, kader Posyandu, pemerintah desa, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas layanan. Petugas puskesmas memiliki peran strategis dalam mendampingi kader, memberikan bimbingan teknis, memantau pelaksanaan kegiatan, serta memastikan data kesehatan tercatat dengan baik untuk mendukung perencanaan program yang tepat sasaran. Dalam konteks Kutai Timur, penguatan Posyandu menjadi bagian dari strategi percepatan penurunan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak. Berbagai upaya telah dilakukan, termasuk pemberian makanan tambahan, imunisasi rutin, pemeriksaan ibu hamil dan balita, skrining pertumbuhan anak, kunjungan rumah bagi balita bermasalah gizi, serta program “Gratis Minum Susu Buah Stop Stunting”. Beberapa desa di Kutai Timur, seperti Desa Tepian Terap dan Desa Pelawan, bahkan telah berhasil mempertahankan status zero stunting berkat layanan Posyandu yang aktif dan partisipasi masyarakat yang tinggi. Layanan Posyandu di kedua desa tersebut mencakup pemeriksaan rutin, imunisasi, pemantauan tumbuh kembang, serta edukasi kesehatan bagi ibu hamil dan keluarga. Melalui orientasi ini, Dinas Kesehatan Kutai Timur diharapkan dapat memperkuat koordinasi pembinaan Posyandu antara tingkat kabupaten, kecamatan, dan puskesmas. Tujuh puluh peserta yang terdiri dari petugas puskesmas diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas Posyandu, memperkuat peran kader, dan mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kesehatan keluarga dan lingkungan. Kata kunci : Orientasi Pembinaan Posyandu Bagi Petugas Puskesmas, pelatihan pembinaan posyandu, pelatihan petugas fasyankes, petugas posyandu puskesmas Ingin bertanya tentang Dinas Kesehatan Kutai Timur Orientasikan 70 Petugas Puskesmas untuk Pembinaan Posyandu? Referensi halaman : Dinas Kesehatan Kutai Timur Orientasikan 70 Petugas Puskesmas untuk Pembinaan Posyandu. Pertanyaan / Pesan Anda :